Rabu, 14 Desember 2016

TPA OTO-Bapennas




Ketika kalian ingin melamar pekerjaan di suatu instansi atau melanjutkan pendidikan dijenjang lebih tinggi, salah satunya adalah pendidikan Master (S2) atau Doktor (S3). Maka salah satu persyaratan yang diajukan oleh beberapa Instansi atau Universitas di Indonesia adalah mempunyai nilai Tes Potensi Akeademik minimal 450-500. 

Apa Tes Potensi Akademik atau yang biasa disebut TPA itu?
Tes Potensi Akademik (TPA) adalah tes yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam suatu bidang atau bakat yang dimiliki seseorang atau bahkan  sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. TPA ini memiliki tiga bagian utama, diantaranya kemampuan verbal, kemampuan numerik, dan kemampuan visual.

Untuk tiap bagian tes mempunyai beberapa subbagian, untuk kemampuan verbal didalamnya termuat Sinonim (Persamaan Kata), Antonim (Lawan Kata), Analogi, dan Pemahaman Bacaan. Sedangkan untuk Kemampuan Numerik terdiri dari subbagian aljabar, aritmatematika sosial, deret bilangan dan huruf, Dan untuk Kemampuan Visual termuat masalah penalaran dan Spasial. 

Ada banyak penyelenggara TPA yang ada di Indonesia, kalian bebas memilih sesuai dengan kebutuhan. Menurut pengalaman jika kalian ingin melanjutkan pendidikan S2, tiap kampus menyediakan lembaga yang kredibel untuk melakukan TPA, namun sayangnya sertifikat TPA yang diperoleh hanya diakui oleh universitas yang mengeluarkan sertifikat tersebut. Misalkan kalian ikut TPA yang diselenggarakan UGM atau yang biasa disebut PAPs UGM, ketika kalian lulus dengan nilai 500 dan memperoleh sertifikat maka sertifikat tersebut hanya bisa digunakan untuk mendaftar S2 atau S3 di UGM tidak bisa untuk di Universitas lain. 

Bagaimana solusinya? Apakah ada Lembaga Tes Potensi Akademik yang bisa diakui oleh setiap Universitas dan semua instansi ketika kalian ingin melamar pekerjaan? Jawabannya “Ada”. Lembaga TPA yang diakui oleh setiap Universitas dan instansi di Indonesia adalah Unit Pelayanan Penyelenggara Tes Potensi Akademik (UPP-TPA) Bapennas yang berpusat di Jakarta.

Dimana kalian dapat mengikuti tes tersebut? Apakah harus ke Jakarta?
Untuk mengikuti tes dari Bapennas, kalian tidak perlu untuk ke Jakarta karena pihak Bapennas sudah bekerjasama dengan beberapa program Pascasarjana Universitas di Indonesia atau yang biasa dikenal dengan TPA OTO- Bapennas. Menurut pengalaman, TPA OTO-Bapennas yang paling mudah ditargetkan adalah di UGM, dikarenakan di UGM memiliki jadwal TPA OTO-Bapennas yang rutin diselenggarakan yaitu sebulan sekali. Untuk universitas lain, jadwal TPA OTO-Bapennas biasanya hanya di selenggarakan saat moment pendaftaran mahasiswa baru.

Dalam mengikuti TPA OTO-Bapennas, saya sarankan untuk mempelajari model soal yang banyak di share di internet atau membeli buku pedoman sebagai latihan untuk mengetahui bagaimana jenis dan pola soal yang akan di ujikan, dengan itu setidaknya kalian bisa membuat strategi antara soal dan waktu yang diberikan. Karena tidak main main, soal 250 hanya diberikan waktu 3 jam (180 Menit) atau bisa dikatakan 1 soal tidak sampai 1 menit pengerjaan. Dengan komposisi 80 soal kemampuan verbal waktu 60 menit, kemampuan numerik 100 soal waktu 60 menit, dan 70 soal visual waktu 60 menit. Biasanya titik permasalahan seseorang terletak pada kemampuan numerik yang dikerjakan baru separuh jalan tapi waktu sudah habis, ketika waktu pengerjaan habis maka diharamkan bagi peserta untuk melanjutkan melainkan harus pindah ke bagian selanjutnya. Jadi jangan sampai lupa ngisi jawaban di lembar jawaban ya kawan. Soalnya setiap bagian mempunyai warna kertas yang berbeda sehingga ketika kita mencoba untuk membuka bagian sebelumnya pasti ketahuan pengawas yang selalu mundar mandir kesana kemari.   

Bagi kalian yang mempunyai hoki dan jaminan tidak akan menyelesaikan semua soal hanya dengan waktu 3 jam. Jangan kuatir, Di TPA OTO-Bapennas ini tidak ada namanya pengurangan nilai, jadi isilah sesuai instingmu bagi jawaban yang belum terisi. Karena dari pihak Bapennas sendiri mewajibkan para pesertanya untuk mengisi penuh lembar jawabannya.
Tips untuk kalian yang mau ikut TPA OTO-Bapennas ala Bayu Kristanto:
  1. Persiapkan alat tulis seperti pensil yang diruncing di kedua sisi, Penghapus, pen, serta KTP/SIM dan nomor peserta.
  2. Datanglah 30 menit sebelum jadwal yang tertera, jangan anggap sama dengan acara lain. Ketika jadwal mengatakan jam 8.00 maka jam tersebut sudah mulai pengerjaan.
  3. Cukup sebulanlah sebelum tes diselenggarakan, kalian untuk tekun berlatih dan saya sarankan banyak berlatih.
  4. Untuk kemampuan verbal, absolute that is not familiar word. So you must read any newspaper. Dan banyak-banyak baca thesaurus.
  5.  Ketika pengawas mengumumkan waktu kurang 15 menit untuk setiap bagian, maka ikhlaskan dan tinggalkan soal dan segera salin jawaban yang ada di soal hasil coretan ke lembar jawaban dan hitamkan dengan sebaik mungkin.
  6. Jangan menunda untuk memutuskan jawaban, jangan termenung atau focus dengan satu soal. Ingat ketika kamu merasa g mampu dan membutuhkan waktu panjang ketika nalarmu berjalan maka saran saya, Tinggalkan!
  7. Untuk anak sosial bagian numeric adalah hal berat, tapi saya yakin dengan kalian sering berlatih maka kalian akan terbiasa, karena intinya pola soalnya hampir sama tapi nilai dan katanya yang berbeda.
  8. Ketika waktu sudah mendekati batas akhir, maka dengan menyebut nama tuhanmu letakkan nasib baikmu disetiap jawabanmu dengan bergumam doa.
  9. Semoga Berhasil kawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar