Senin, 03 April 2017

Karena Investasi TIDAK Menunggu Nanti, tapi Sekarang.


Apa itu investasi?
Banyak orang sukses mengatakan jembatan yang dapat mengantarkan seseorang menuju ke gerbang kebebasan finansial adalah investasi. Mungkin istilah ini lebih populer dikalangan menengah keatas dan hanya sedikit kaum awam yang mengerti dengan kegiatan ini, karena umumnya masyarakat beranggapan bahwa istilah investasi hanyalah untuk orang-orang kaya yang berlebih uang. Namun pernyataan demikian tidak benar adanya, investasi bisa dilakukan oleh semua golongan dari strata manapun, karena ini penting untuk setiap individu.

Sedikit tentang investasi, investasi berhubungan erat dengan pengelolaan keuangan dan perekonomian seseorang dimana lebih spesifik berkaitan dengan akumulasi harapan keuntungan dimasa yang akan datang dengan melihat beberapa faktor yang ada. Dengan anggapan seperti inilah, banyak orang bergegas untuk mempersiapkan masa tuanya dengan cara berinvestasi. 

Kenapa kita harus berinvestasi?
Sesungguhnya investasi bukan hanya untuk orang kaya saja, melainkan wajib dilakukan oleh semua kalangan bahkan semua orang. Kenapa demikian? Karena kita mempunyai musuh yang sama yakni suatu keadaan inflasi. Inflasi adalah sebuah proses dimana mata uang yang kita miliki turun nilainya seiring dengan berjalannya waktu. Coba kita fikirkan, di tahun 90-an untuk membeli sebuah krupuk kita cukup merogoh kocek Rp.50,00 namun untuk saat ini dibutuhkan uang Rp.500,00 untuk membeli sebuah kerupuk. Bagaimana dengan pendidikan anak? bertambah tahun akan semakin mahal pastinya, kebutuhan pokok pun pastinya juga demikian kan ya.

Dilain itu, dengan berinvestasi kita juga menyiapkan masa tua kita, apakah kita tidak menginginkan masa tua yang tinggal menikmati hidup? masa tua yang kusyuk mendekat dengan penciptanya? Pasti setiap manusia menginginkannya, namun hanya segelintir orang yang berusaha mewujudkannya. bagaimana mewujudkannya? Salah satunya dengan investasi.

Apakah seseorang yang mempunyai uang pensiunan sudah tidak membutuhkan investasi?  pertanyaan balik saya "apakah cukup uang pensiuan untuk memenuhi kebutuhan masa tuamu kelak?" pasti kita kompak menjawab "tidak cukup". Maka berinvestasilah, karena ini sangat dianjurkan dan wajib untuk kalian semua, tanpa terkecuali.


Bagaimana cara memulai investasi?
Berangkat dari sebuah keinginan, pasti kita memerlukan cara untuk meraihnya. Demikian dengan investasi, perlu adanya tahapan untuk memulai berinvestasi. Cara pertama memulai yang paling mudah dan bisa dilakukan oleh semua golongan adalah  menyisihkan uang saku, uang gajian untuk ditabung. Konsep menabung seperti inilah yang mengajarkan kita untuk berinvestasi, jangan belanjakan habis uang kita untuk memenuhi segala keinginan kita. Mulai sekarang belajar meninggalkan perilaku konsumtif, mulai memilah dan memilih mana kebutuhan mana keinginan, mana yang segera dipenuhi mana yang bisa ditunda.

Mengingatkan, konsep menabung bukan hasil dari sisa jatah bulanan atau gaji bulanan loh ya. Misal gajian bulananmu 10 juta, maka eloknya kamu menyisihkan untuk ditabungkan langsung 20% atau 2 juta dan sisanya itu terserah mau kamu apakan. Intinya menabung itu di AWAL bulan, bukan di AKHIR bulan. Misal, setelah 2 tahun atau lebih uangmu sudah terkumpul banyak belum yaa? dipastikan sudah banyak dan bisa kamu gunakan untuk berbisnis, berwirausaha, ataupun langsung berinsvestasi. Tapi jangan lupa dengan sedekah ya gaes.

Namun bagiamana dengan individu yang pemasukan tiap bulannya cuman sejuta seperti mahasiswa ataupun pelajar? menabunglah menggunakan uang limaratusan seribuan atau dua ribuanmu. Apakah tidak mungkin uang tabungan recehmu menggunung menjadi jutaan saat 2, 3, 4, 5, 6 tahun kemudian. Semua hal itu tidak ada yang tidak mungkin kok, cukup kita mau berusaha atau tidak. Noted!!

Langkah berikutnya berhati-hatilah dengan gengsi, pada zaman sekarang sudah mewabah perilaku demikian. Tidak cukup uang sedikit hanya untuk mengikuti trend fashion, selain itu produk gadget terutama handphone yang setiap hari mengeluarkan tipe terbaru dengan fitur-fitur yang terkadang membuat kita terhipnotis dan khilaf membelinya. Saya ingatkan, jika kalian mengikuti trend fashion dan gadget maka tidak akan pernah ada habisnya, uang kalian akan secara cepat terkuras. Daripada digunakan untuk membeli barang yang semakin lama semakin merosot harganya, lebih baik belikan barang seperti emas ataupun binatang ternak yang semakin lama akan semakin mahal harganya. Misalnya nih, kamu membeli handphone Iphone 7 ditahun 2017 seharga 10 juta, percayalah di tahun 2018 ataupun masih di tahun yang sama harga handphonemu akan anjlok 50%.  Namun eloknya saat engkau belikan uang 10 jutamu untuk membeli seekor sapi, percayalah setahun dua tahun kedepan akan engkau peroleh keuntungan 50% dari hasil penjualan sapimu.

Jenis Investasi
Ketika uang tabungan sudah terkumpul, sekarang waktunya untuk di investasikan dalam bentuk real. Semisal kalian belikan perhiasan emas atau emas batangan. Kebanyakan orang membeli emas dalam bentuk perhiasan dikarenakan mempunyai fungsi ganda yaitu untuk mempercantik diri. Jika ingin membeli emas batangan tidak harus yang massanya berkilo-kilo kok, cukup dengan gram-graman bisa. Apakah ada? jawabannya ada disetiap toko perhiasan emas, namun perlu memesannya terlebih dahulu sih. Kalo tidak salah emas batangan paling kecil seberat 5gram.


Mungkin beberapa orang beranggapan investasi emas mempunyai resiko yang besar karena sifatnya yang mudah berganti kepemilikan saat berpindah ke tangan orang lain atau hilang. Maka masih banyak alternatif yang lain, misal nih uang tabunganmu terlampui banyak, belilah berhektar-hektar tanah, karena penjualan tanah semakin bertahun pastinya semakin berlipat-lipat harganya. Jika masih sangat sedikit tabunganmu, putarkan uang tersebut dengan kamu menjadi wiraswasta. Berwiraswasta juga merupakan  salah satu bentuk investasi, dengan terus memutarkan uang dengan membeli barang dan membelanjakan lagi keuntungannya maka semakin lama akan semakin berkembang usahamu. 


Ada juga jenis investasi yang memerlukan keiilmuan karena mempunyai resiko yang besar dan modal yang tidak sedikit dan pastinya dengan keuntungan yang berlipat-lipat pula, seperti bermain saham, forex, ataupun properti.  Selain itu masih banyak lagi jenis investasi yang bisa kalian lakukaan, intinya keuanganmu akan berkembang dimasa yang akan datang meskipun nilai rupiah turun itulah investasi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar